Bolehkah Menjawab Salam dari Orang Kafir?

Sebuah hadits dari Abu Hurairah menyebutkan bahwa Rasulullah shallallhu ‘alaihi wa sallam pernah bersabda,

 

لا تبدأوا اليهود والنصارى بالسلام، وإذا لقيتم أحدهم في طريق فاضطروه إلى أضيقه

 

“Janganlah kalian memulai salam kepada orang-orang Yahudi dan juga orang Nasrani. Dan jika kalian berjumpa dengan mereka di jalan, desaklah mereka pada jalan yang sempit.” (HR. Ahmad).

 

Hadits di atas adalah larangan untuk memulai salam terhadap orang-orang kafir.

 

Tapi bagaimana jika mereka yang lebih dahulu mengucapkan salam kepada kita?

 

Ada 2 macam jawaban yang bisa kita berikan.

 

Pertama, jika kita ragu-ragu bahwa ucapan salam mereka berisi doa yang buruk dan berniat mengejek, maka jawaban yang tepat adalah “wa’alaikum” (dan juga bagimu).

 

Kedua, jika kita yakin dan jelas bahwa mereka mengucapkan salam dengan baik dan benar, maka kita boleh menjawabnya, tapi dengan jawaban yang sama, yaitu “wa’alaikumussalam”.

 

Hal ini karenaAllah berfirman di dalam Al-Qur’an,

 

وَإِذَا حُيِّيتُم بِتَحِيَّةٍ فَحَيُّوا بِأَحْسَنَ مِنْهَا أَوْ رُدُّوهَا

 

“Dan apabila kamu diberi penghormatan dengan suatu penghormatan, maka balaslah penghormatan itu dengan yang lebih baik daripadanya, atau balaslah penghormatan itu (dengan yang serupa).” (An-Nisa`: 86).

 

Syaikh ‘Utsaimin rahimahullah memberikan penjelasan sebagai berikut,

 

“… Adapun menjawabnya dengan jawaban yang lebih baik, maka hal ini tidak boleh. Karena bila memulai salam kepada mereka tidak boleh, maka menjawab salam mereka dengan jawaban yang lebih baik, juga hukumnya sama. Karena di dalamnya terdapat tambahan pemuliaan, pengagungan dan penghormatan.

 

Oleh karena itu yang lebih tepat adalah kita jawab dengan jawaban yang semisal.” (Fathudzil-jalaliwal-ikram, hal. 239).

 

==================

 

Sudah Punya Software Ensiklopedi Fiqih Belum?

>> Ensiklopedifiqih.com

 

Yuk Dukung Program Wakafnya Menjadi Sponsor dan Donatur.

>> Ensiklopedifiqih.com/CD-Gratis

 

Join Channel Telegram:

https://t.me/majelisensiklopedifiqih