Dampak Negatif Dzikir yang Tidak Sesuai Tuntunan

 

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam melalui sabda-sabda beliau dan ayat-ayat dari Al-Qur’an banyak mengajarkan kepada kita doa-doa dan dzikir dengan kalimat-kalimat sederhana namun dengan makna yang sangat dalam.

 

Akan tetapi banyak diantara kaum muslimin yang membuat dan mengamalkan doa dan dzikir yang tidak pernah dicontohkan oleh Rasulullah.

 

Doa dan dzikir yang tidak ada tuntunannya seperti ini bukan saja berpotensi melalaikan kita dari doa dan dzikir yang benar,

 

namun juga bisa menimbulkan beberapa dampak negatif.

 

Satu: Tidak ada ketenangan hati.

 

“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram”. (QS. Ar-Ra’du (13): 28)

 

Dampak positif yang seperti ini tentu saja hanya bisa didapatkan dari doa dan dzikir yang benar.

 

Dua: Tidak mendapat manfaat berupa pahala

 

“Barangsiapa yang mengerjakan amal salih, baiklaki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikan kepadanya kehidupan yang baik. Dan pasti akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka kerjakan”. (QS. An-Nahl (16): 97)

 

Manfaat berupa pahala tentu diberikan kepada mereka yang amalannya diterima. Sedangkan suatu ibadah yang tidak sesuai dengan tuntunan agama tidak akan diterima.

 

“Barangsiapa yang melakukan suatu amalan yang tidak sesuai dengan petunjukku, maka amalan itu akan ditolak”.(Diriwayatkan Muslim)

 

Tiga: Kemungkinan terkabulnya doa kecil

 

Sebagaimana hadits yang diriwayatkan oleh Imam Muslim di atas bahwa doa yang tidak sesuai tuntunan akan tertolak sehingga tidak akan dianggap sebagai doa.

 

Empat: Kemungkinan mengandung penyimpangan

 

Tidak seperti doa dan dzikir yang diajarkan Rasulullah yang pasti benar,

 

doa dan dzikir buatan manusia kemungkinan mengandung unsur-unsur yang menyimpang dari agama, seperti permohonan kepada Nabi atau orang-orang shalih.

 

Sabda Nabi,

 

“Jika engkau memohon, mohonlah kepada Allah. Dan jika engkau meminta pertolongan, mintalah kepada Allah”.(Riwayat Turmudzi dengan derajat hadits hasan-sahih)

 

==================

 

SudahPunya Software EnsiklopediFiqihBelum?

>> Ensiklopedifiqih.com

 

Yuk Dukung Program WakafnyaMenjadi Sponsor danDonatur.

>> Ensiklopedifiqih.com/CD-Gratis

 

Join Channel Telegram:

https://t.me/majelisensiklopedifiqih