Imam Syafi’i – Rahimahullah –

SIKAP ULAMA IMAM 4 MAZHAB

Imam Syafi’i – Rahimahullah –

[space]

Perkataan beliau tentang hal ini lebih banyak dan lebih bagus. Para pengikutnyapun lebih banyak yang memakai dan menerima perkataan tersebut. Diantaranya adalah:

“Tidak ada pendapat seorangpun kecuali terkadang sesuai dengan hadits Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam dan terkadang juga bertentangan dengannya. Bagaimanapun juga ketika aku mengatakan suatu pendapat dalam suatu permasalahan sementara terdapat hadits Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam tentang hal itu. Kemudian pendapatku bertentangan dengan hadits tersebut. Maka pendapat yang dikatakan Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam adalah pendapatku”.

“Kaum muslimin telah sepakat bahwa jika ada seseorang yang mengetahui hadits Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam dengan jelas maka tidak dihalalkan baginya meninggalkan hadits tersebut karena perkataan orang lain”.

“Jika kalian mendapatkan hal yang berbeda dengan Sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam dalam kitabku maka berpendapatlah yang sesuai dengan sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam dan tinggalkan pendapatku”. Dalam riwayat lain: “ikutilah sunnah Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam tersebut dan jangan menoleh sedikitpun kepada pendapat orang lain”.

“Jika sesuai dengan hadits shahih maka itu adalah mazhabku”.

“Kalian lebih mengerti tentang hadits dan para perawinya daripada kami. Maka ajarilah aku tentang hadits-hadits tersebut baik itu riwayat ulama Kufah, Bashrah atau Syam. Sehingga jika ada hadits shahih aku bisa segera mengamalkannya”.

“Setiap pendapat dalam suatu permasalahan yang berdasarkan hadits Rasul shallallahu ‘alaihi wasallam dari ulama hadits yang bertentangan dengan pendapatku, maka aku menarik pendapatku baik saat aku masih hidup atau setelah matiku”.

“Jika kalian mengetahuiku mengatakan sebuah pendapat yang bertentangan dengan hadits shahih maka ketahuilah waktu itu akalku sedang hilang”.

“Setiap yang akuucapkan sedangkan ada hadits shahih yang bertentangan dengannya maka hadits Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam lebih patut diikuti dan jangan kalian bertaklid kepadaku”.

“Setiap hadits Shahih dari Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam adalah pendapatku walaupun kalian tidak mendengarnya dariku”.

 

WeCreativez WhatsApp Support
Tim kami siap menjawab pertanyaan Anda. Tanyakan apa saja kepada kami
👋 Assalamu 'alaikum, Ada yang bisa Kami bantu?